• Beranda
  • Berita
    Bupati Purwakarta Keluarkan SE Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Seluruh Jajaran Diminta Siaga
    Bupati Purwakarta Keluarkan SE Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Seluruh Jajaran Diminta Siaga
    Kawal Bansos di Desa Bojong Timur, Pemprov Jabar dan Pemkab Purwakarta Perkuat Ketepatan Sasaran dan Pemberdayaan KPM
    Kawal Bansos di Desa Bojong Timur, Pemprov Jabar dan Pemkab Purwakarta Perkuat Ketepatan Sasaran dan Pemberdayaan KPM
    Om Zein Salurkan Domba untuk Warga, Dari Bantuan Diharapkan Jadi Usaha Berkelanjutan
    Om Zein Salurkan Domba untuk Warga, Dari Bantuan Diharapkan Jadi Usaha Berkelanjutan
    Om Zein Tegaskan Pentingnya Perencanaan Proyek: Existing hingga Bentang Wilayah Wajib Diperhitungkan
    Om Zein Tegaskan Pentingnya Perencanaan Proyek: Existing hingga Bentang Wilayah Wajib Diperhitungkan
    Purwakarta Jadi Tuan Rumah GSI Jabar 2026, Om Zein: Junjung Tinggi Sportivitas!
    Purwakarta Jadi Tuan Rumah GSI Jabar 2026, Om Zein: Junjung Tinggi Sportivitas!
    Pemerintah Satukan 8.000 Lebih Jaringan Kehumasan, Komunikasi Kebijakan Harus Lebih Cepat
    Pemerintah Satukan 8.000 Lebih Jaringan Kehumasan, Komunikasi Kebijakan Harus Lebih Cepat
    Om Zein Pastikan Rp100 Juta Donasi ASN Purwakarta Disalurkan Langsung ke Warga Terdampak Gempa di NTT
    Om Zein Pastikan Rp100 Juta Donasi ASN Purwakarta Disalurkan Langsung ke Warga Terdampak Gempa di NTT
    Sekda Purwakarta Ingatkan ASN: Jangan Abai Disiplin dan Kelestarian Lingkungan
    Sekda Purwakarta Ingatkan ASN: Jangan Abai Disiplin dan Kelestarian Lingkungan
    Om Zein Siapkan 235 CCTV, Jembatan Depan Ramahadi Masuk Titik Pengawasan
    Om Zein Siapkan 235 CCTV, Jembatan Depan Ramahadi Masuk Titik Pengawasan
    Om Zein Ungkap 92 Kasus Kebakaran di Purwakarta, Warga Diminta Lebih Waspada
    Om Zein Ungkap 92 Kasus Kebakaran di Purwakarta, Warga Diminta Lebih Waspada
  • Regulasi
  • PPID
  • Pengumuman
  • Laporan Warga
  • Sirup LKPP
Pemda Kabupaten Purwakarta Pemda Kabupaten Purwakarta
Pemda Kabupaten Purwakarta

PURWAKARTA ISTIMEWA
Melayani masyarakat dengan sepenuh hati

DISPERKIM
PERKIMSERU
KESBANGPOL
Kecamatan Pondoksalam
Kecamatan Darangdan
Kecamatan Kiarapedes
Kecamatan Sukasari
Kecamatan Plered
DINAS LH
DISNAKERTRANS
PU BINAMARGA
SETWAN
DPPKB
DISPANGTAN
DISTARKIM
INSPEKTORAT
DISKANNAK
DISKARPB
DISDUKCAPIL
DISDIK
DPMPTSP
BKPSDM
DISIPUSDA
DISKOPERINDAG
DINKES
DISHUB
DINSOS
DISKOMINFO
DISPORAPARBUD
SETDA
WEBMAIL

Pemimpin Daerah

Thmubnail
SAEFUL BAHRI BINZEIN
Bupati Purwakarta
Thmubnail
ABANG IJO HAPIDIN
Wakil Bupati Purwakarta
Mewujudkan Purwakarta Istimewa

Informasi

Air Mancur Sri Baduga Tidak Beroperasi

Penghargaan Badan Publik Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota Informatif

SELAMAT & SUKSES kepada BENNI IRWAN PJ BUPATI PURWAKARTA

❮ ❯

Layanan

Layanan Kabupaten Purwakarta

Manajemen Barang Umum
Satgas COVID-19 Purwakarta
E-Commerce Desa Kabupaten Purwakarta
Whistle Blowing System
Ayo main ke Purwakarta
CCTV Kabupaten Purwakarta
Survei Layanan Publik
Pengumuman
Infografis Purwakarta
Perpustakaan Digital

Berita Purwakarta

Apa yang membuat Anda tertarik

Bupati Purwakarta Keluarkan SE Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Seluruh Jajaran Diminta Siaga
Senin, 07 September 2026 03:16

Bupati Purwakarta Keluarkan SE Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Seluruh Jajaran Diminta Siaga

Senin, 07 September 2026 03:16

Purwakarta - Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang Akrab disapa Om Zein, menerbitkan Surat Edaran Nomor 300.2.3/2185/UMUM/2026 tentang Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat Kabupaten Purwakarta terhadap Dampak Erupsi dan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau.Surat edaran tersebut diterbitkan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 119/KS.01.01/DINKES tertanggal 6 September 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan, kesiapsiagaan, serta perlindungan kesehatan masyarakat Purwakarta terhadap potensi dampak erupsi dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.Bupati Purwakarta, Om Zein menegaskan, langkah antisipasi tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari potensi dampak kesehatan akibat sebaran abu vulkanik.“Kita tidak perlu panik, tetapi harus tetap waspada dan siap. Seluruh perangkat daerah harus bergerak sesuai tugasnya masing-masing, terutama dalam memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat,” ujar Om Zein, Senin,(7/9/2026).Menurutnya, kesiapsiagaan harus dilakukan sejak dini dengan memperkuat koordinasi antarlembaga, memastikan fasilitas kesehatan siap memberikan pelayanan, serta menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.“Yang paling penting masyarakat tetap tenang, mengikuti imbauan pemerintah, mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, dan memperhatikan kondisi lingkungan. Kita ingin seluruh langkah antisipasi dilakukan secara terukur dan tidak menimbulkan kepanikan,” katanya.Dalam surat edaran tersebut, sejumlah perangkat daerah diminta mengambil langkah kesiapsiagaan sesuai tugas dan kewenangannya.Dinas Kesehatan diminta mengaktifkan kesiapsiagaan Puskesmas, RSUD, pos kesehatan, dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Purwakarta. Selain itu, ketersediaan tenaga kesehatan, ambulans, oksigen, pulse oximeter, obat-obatan, masker atau respirator, serta alat pelindung diri (APD) harus dipastikan.Dinas Kesehatan juga diminta melakukan pemantauan dan surveilans harian terhadap potensi gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Gangguan yang perlu diwaspadai antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), iritasi mata, gangguan kulit, serta dampak kesehatan lainnya.Sementara itu, Dinas Pendidikan diminta meningkatkan perlindungan terhadap peserta didik dan warga satuan pendidikan. Edukasi mengenai bahaya abu vulkanik dan langkah-langkah perlindungan kesehatan juga harus disebarluaskan.Kepala sekolah di wilayah dengan intensitas sebaran abu vulkanik tinggi diarahkan untuk mempertimbangkan pelaksanaan pembelajaran secara daring dari rumah. (Diskominfo Purwakarta) 

Kawal Bansos di Desa Bojong Timur, Pemprov Jabar dan Pemkab Purwakarta Perkuat Ketepatan Sasaran dan Pemberdayaan KPM
Jumat, 04 September 2026 06:35

Kawal Bansos di Desa Bojong Timur, Pemprov Jabar dan Pemkab Purwakarta Perkuat Ketepatan Sasaran dan Pemberdayaan KPM

Jumat, 04 September 2026 06:35

Purwakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta melaksanakan kegiatan Kawal Bansos di Desa Bojong Timur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memastikan bantuan sosial tersalurkan secara tepat sasaran sekaligus memperkuat perlindungan dan pemberdayaan masyarakat penerima manfaat.Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Noneng Komara Nengsih, S.E., M.AP., Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Purwakarta R. Muchamad Nurcahja, S.T., M.M., unsur Pemerintah Kecamatan Bojong, Pemerintah Desa Bojong Timur, perangkat daerah terkait, Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kementerian Sosial RI, BPJS Ketenagakerjaan, OJK Provinsi Jawa Barat, para pendamping sosial, serta unsur terkait lainnya. Rangkaian kegiatan diisi dengan edukasi kebencanaan, sosialisasi jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan miskin, serta berbagai kegiatan peningkatan kapasitas keluarga dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan penyerahan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat menyerahkan bantuan beras sebanyak 1.500 kilogram dalam 150 paket untuk 150 KPM serta bantuan 300 ekor unggas untuk 30 KPM. Sementara itu, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menyerahkan bantuan alat bantu berupa tongkat kepada 15 penerima manfaat dan 30 bibit pohon. Adapun Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kementerian Sosial RI memberikan bantuan Atensi kepada 20 KPM. Bantuan-bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat kemandirian penerima manfaat.Selain penyaluran bantuan, kegiatan Kawal Bansos juga diarahkan pada peningkatan kapasitas dan penguatan ekonomi keluarga. Para KPM mengikuti Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) melalui materi literasi keuangan digital, ketahanan keluarga dan KB, serta pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), yang melibatkan OJK Provinsi Jawa Barat, DP3AKB Provinsi Jawa Barat, dan DKPP Provinsi Jawa Barat. Di sisi lain, dilaksanakan pelatihan budidaya unggas bersama DKPP Provinsi Jawa Barat dan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta, pelatihan dan motivasi kewirausahaan bersama Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kementerian Sosial RI, penyuluhan kebencanaan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat serta penanaman bibit pohon bersama Dinas Sosial P3A dan TAGANA Kabupaten Purwakarta.Sebagai bagian dari pengawalan, dilakukan pula ground check terhadap keluarga Desil 1-4 yang belum mendapatkan bantuan sosial serta keluarga yang status desilnya belum dilakukan pemeringkatan. Verifikasi lapangan dilakukan untuk melihat kondisi aktual keluarga, memastikan kesesuaian data dengan kondisi di lapangan, serta mengidentifikasi kebutuhan intervensi lanjutan dengan melibatkan Tim Data, aparat Desa Bojong Timur, Dinas Sosial P3A Kabupaten Purwakarta, dan pendamping sosial. Melalui sinergi lintas sektor tersebut, pemerintah terus berupaya mewujudkan perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong penerima manfaat agar semakin berdaya dan mandiri. (Diskominfo Purwakarta)

Om Zein Salurkan Domba untuk Warga, Dari Bantuan Diharapkan Jadi Usaha Berkelanjutan
Jumat, 04 September 2026 03:24

Om Zein Salurkan Domba untuk Warga, Dari Bantuan Diharapkan Jadi Usaha Berkelanjutan

Jumat, 04 September 2026 03:24

Purwakarta - Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus mendorong penguatan sektor peternakan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan ternak.Kali ini, bantuan berupa domba diserahkan kepada kelompok masyarakat di empat kecamatan, yakni Kiarapedes, Cibatu, Bojong, dan Pondoksalam,Jumat,(4/9/2026).Dalam program tersebut, setiap kelompok penerima mendapatkan lima ekor domba yang diharapkan dapat dipelihara dan dikembangkan secara berkelanjutan.Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein mengatakan, bantuan ternak tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya kelompok yang memiliki potensi mengembangkan usaha di bidang peternakan.Menurut Om Zein, bantuan yang diberikan pemerintah jangan hanya dimanfaatkan untuk kepentingan jangka pendek. Para penerima diharapkan mampu mengelola ternak dengan baik sehingga jumlahnya dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok.“Yang paling penting bukan hanya menerima bantuan, tetapi bagaimana bantuan ini dipelihara, dikembangkan dan bisa memberikan hasil untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Om Zein.Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam mengelola bantuan. Setiap kelompok penerima diharapkan memiliki komitmen untuk merawat ternak, menjaga kesehatan domba, serta mengembangkan populasinya.Om Zein berharap program bantuan tersebut dapat menjadi stimulan bagi masyarakat untuk semakin produktif dan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.“Kalau dikelola dengan baik, lima ekor domba ini bisa berkembang. Dari situ nantinya bisa menjadi modal usaha kelompok dan memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat,” katanya.Penyaluran bantuan ke empat kecamatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Purwakarta dalam mengembangkan potensi ekonomi berbasis masyarakat dan perdesaan.Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat tepat sasaran, dirawat dengan baik, serta memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi para penerima.Dengan pola pengembangan ternak secara berkelompok, bantuan domba diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan semata, tetapi mampu menjadi modal produktif yang terus berkembang dan menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat Purwakarta. (Diskominfo Purwakarta)

Om Zein Tegaskan Pentingnya Perencanaan Proyek: Existing hingga Bentang Wilayah Wajib Diperhitungkan
Kamis, 03 September 2026 03:31

Om Zein Tegaskan Pentingnya Perencanaan Proyek: Existing hingga Bentang Wilayah Wajib Diperhitungkan

Kamis, 03 September 2026 03:31

Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein kembali menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Purwakarta.Menurut Om Zein, perencanaan menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan sebelum sebuah proyek infrastruktur dilaksanakan. Setiap pembangunan harus disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi nyata di lapangan.Ia menekankan, kondisi bangunan existing, karakter geografis, bentang wilayah hingga budaya masyarakat juga harus menjadi pertimbangan dalam proses perencanaan.“Kita buat perencanaan agar pelaksanaan proyek infrastruktur dengan benar, sesuai dengan kebutuhan, existing serta bentang geografis, bentang wilayah dan bentang budaya yang ada,” tegas Om Zein.Ia menilai, pendekatan tersebut penting agar pembangunan yang dilakukan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakter dan tantangan yang berbeda. Karena itu, perencanaan pembangunan harus mampu membaca kondisi lokasi secara menyeluruh agar hasil pekerjaan tidak hanya terlihat baik ketika selesai, tetapi juga memiliki kualitas dan ketahanan yang baik.Om Zein juga menegaskan bahwa pengawasan dan evaluasi terhadap proyek bukan ditujukan untuk menyudutkan pihak tertentu. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah memberikan hasil terbaik bagi masyarakat.“Tapi maaf ya, bukan bermaksud apa-apa, . Ini demi kepentingan kita bersama,” ungkap Om Zein.Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan, mulai dari perencana ,pengawas hingga pelaksana proyek, dapat bekerja secara profesional dan memperhatikan kondisi nyata di lapangan.Om Zein mengingatkan, pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada kualitas, ketepatan fungsi dan keberlanjutan. Dengan perencanaan yang benar sejak awal, potensi persoalan dalam pelaksanaan maupun setelah proyek selesai dapat diminimalkan.Penegasan tersebut sekaligus menjadi pesan kepada seluruh pelaksana pembangunan di Purwakarta agar tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap infrastruktur yang dibangun benar-benar sesuai kebutuhan dan karakter wilayah. (Diskominfo Purwakarta)

Kalender Kegiatan

Kegiatan Kabupaten Purwakarta

Wilujeung Sumping
Informasi
Air Mancur Sri Baduga Tidak Beroperasi
Informasi
Penghargaan Badan Publik Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota Informatif
Informasi
SELAMAT & SUKSES kepada BENNI IRWAN PJ BUPATI PURWAKARTA

Hubungi Kami

JL. Gandanegara No. 25, Kelurahan Nageri Kidul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Kode Pos 41111.

Telepon: (0264) 200036

Email: diskominfo@purwakartakab.go.id

Fax: (0264) 200037

Statistik Pengunjung

Hari ini : 5,829 Pengunjung.

Bulan ini : 53,882 Pengunjung.

Subscribe With Us

Subscribe to our mailing list to get the new updates!

© 2026 Pemerintah Kabupaten Purwakarta

Purwakarta Istimewa