Mewujudkan Purwakarta Istimewa
Apa yang membuat Anda tertarik
Jumat, 28 Agustus 2026 06:53
Purwakarta - Warga mengeluhkan kondisi keamanan di sekitar jembatan Ciherang, tepatnya di depan Ramahadi, Kabupaten Purwakarta. Minimnya pengawasan melalui kamera CCTV dinilai membuat kawasan tersebut rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan, termasuk aksi begal dan aktivitas mata elang (matel).Keluhan tersebut kemudian mendapat respons dari Bupati Purwakarta Om Zein. Ia memastikan kawasan tersebut akan menjadi salah satu titik yang dipasangi CCTV dalam program peningkatan sistem pengawasan keamanan di Kabupaten Purwakarta.“Om Zein itu nanti kita pasangin. Tapi Om Zein juga mau cerita tentang CCTV di Kabupaten Purwakarta,” ujar Om Zein, Jumat,(28/8/2026).Menurutnya, saat ini Pemerintah Kabupaten Purwakarta telah memiliki CCTV yang tersebar di sejumlah titik. Pengadaan dan pemasangan CCTV tersebut akan terus ditingkatkan untuk memperkuat keamanan serta kewaspadaan di wilayah Purwakarta.“Di Purwakarta itu sudah ada 23 titik CCTV dengan 40 CCTV di beberapa titik, sudut-sudut kota dan daerah yang kita anggap perlu,” katanya.Om Zein mengungkapkan, pemerintah daerah kini tengah melakukan proses peningkatan jumlah kamera pengawas secara signifikan. Rencananya, jumlah CCTV akan ditambah hingga mencapai 65 titik dengan 195 kamera CCTV.Dengan penambahan tersebut, total jaringan pengawasan ditargetkan mencapai 88 titik dengan 235 CCTV di berbagai wilayah Kabupaten Purwakarta.“Sekarang ini on process. Kita tingkatkan untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan. Kita tambah empat kali lipat CCTV di 65 titik dan 195 CCTV,” ungkapnya.Pemasangan CCTV tidak hanya difokuskan di pusat kota. Pemerintah juga akan menempatkan kamera pengawas di sejumlah wilayah yang dianggap rawan, termasuk kawasan perbatasan antarkabupaten.Beberapa lokasi yang disebut menjadi perhatian di antaranya Kiarapedas, yang berbatasan dengan Subang; Cibatu, perbatasan Purwakarta dengan Subang; Maniis, perbatasan dengan Cianjur; Cilangka, perbatasan dengan Karawang; serta Cikopo, yang juga menjadi salah satu kawasan perbatasan Purwakarta dengan Karawang.Selain kawasan perbatasan, CCTV juga akan dipasang di sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih, termasuk jembatan Ciherang depan Ramahadi.“Di sudut-sudut kota, sudut-sudut daerah, sudut-sudut wilayah, di area-area yang kita anggap rawan dan area-area yang kita anggap perlu,” jelasnya.Om Zein meminta masyarakat bersabar karena proses pemasangan dan pengembangan sistem CCTV tersebut masih berjalan. Ia berharap keberadaan kamera pengawas yang semakin masif dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminal di Purwakarta.“Pokoknya sabar, on process. Jadi ke depan tidak ada lagi tempat di Purwakarta untuk pelaku kriminal. Ke mana pun dia pergi maka akan terawasi oleh kamera CCTV,” tegasnya.Menurut Om Zein, sistem pengawasan tersebut diharapkan dapat membantu aparat dalam melakukan pemantauan sekaligus mempercepat proses identifikasi apabila terjadi tindak kriminal.Dengan perluasan jaringan CCTV hingga kawasan rawan dan perbatasan, Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap tingkat keamanan dan kewaspadaan masyarakat semakin meningkat. Bukan hanya jembatan depan Ramahadi, tetapi titik-titik rawan lainnya juga akan masuk dalam radar pengawasan pemerintah. (Diskomindo Purwakarta)
Kamis, 27 Agustus 2026 01:56
Purwakarta - Bupati Purwakarta, Om Zein, mengungkapkan sebanyak 92 kejadian kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Purwakarta selama periode Juli hingga Agustus 2026.Menurut Om Zein, sebagian besar kejadian kebakaran tersebut diduga dipicu oleh kelalaian manusia. Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap remeh berbagai potensi yang dapat memicu terjadinya kebakaran.“Penyebab utamanya rata-rata karena kelalaian kita sendiri. Dengan demikian, tingkatkan kewaspadaan,” ujar Om Zein.Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai sumber yang berpotensi menimbulkan kebakaran, baik di lingkungan rumah maupun tempat usaha.Penggunaan peralatan listrik, kompor, pembakaran sampah, maupun aktivitas lain yang melibatkan api harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Kelalaian kecil dapat berakibat fatal dan menimbulkan kerugian besar.Om Zein juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, warga diharapkan segera mengambil langkah pencegahan dan melaporkannya kepada pihak terkait.Tingginya angka kejadian kebakaran selama dua bulan tersebut menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam kebakaran, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.“Jangan sampai kita lengah. Kewaspadaan dan kehati-hatian harus ditingkatkan,” pesannya.Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan angka kejadian kebakaran di Kabupaten Purwakarta dapat ditekan sehingga keselamatan jiwa, harta benda, dan lingkungan dapat lebih terjaga. (Diskominfo Purwakarta)
Rabu, 26 Agustus 2026 08:56
Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menghadiri kegiatan pembagian bantuan pompa air dari Kementerian Pertanian yang digelar di Lembur Harepan, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, Selasa, (25/8/2026).Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pangan dan Pertanian menyerahkan bantuan sebanyak 34 unit mesin pompa air kepada kelompok tani yang berasal dari tujuh kecamatan di Kabupaten Purwakarta.Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung sektor pertanian, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian di tengah ancaman musim kemarau dan potensi kekeringan.Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian. Karena itu, bantuan pompa air diharapkan dapat membantu para petani memperoleh akses air secara lebih mudah sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.Pemerintah Kabupaten Purwakarta menilai dukungan sarana dan prasarana pertanian merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.Melalui bantuan tersebut, para kelompok tani diharapkan dapat memanfaatkan mesin pompa air secara optimal, menjaga lahan pertanian tetap produktif, serta meningkatkan hasil pertanian.Penyerahan bantuan ini juga menjadi wujud sinergi antara Kementerian Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam memberikan dukungan nyata kepada masyarakat petani.Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Purwakarta, Asisten Daerah, para kepala dinas dan badan, kepala bagian, para camat, serta para ketua dan anggota kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) se-Kabupaten Purwakarta.<!-- x-tinymce/html --> Dengan adanya bantuan 34 unit pompa air tersebut, pemerintah berharap kebutuhan air para petani dapat lebih terjamin, terutama saat memasuki musim kemarau, sekaligus mendukung upaya menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Purwakarta. (Diskominfo Purwakarta)
Jumat, 21 Agustus 2026 05:33
Purwakarta - Keceriaan dan penuh gelak tawa mewarnai lomba Agustusan yang di gelar di halaman Dinas Kominfo kabupaten Purwakarta. Beragam lomba di ikuti seluruh personil yang terbagi dengan bidang yang ada, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Jumat (21/8/2026).Lomba yang di gelar sengaja memancing gelak tawa peserta dan suporter masing - masing. Seperti lomba makan kerupuk,permainan air, memasukan tepung, permainan balon, Yel yel, dan tidak lupa lomba nasi liwet.Rangkaian Kegiatan ini tidak lain adalah untuk membangun kebersamaan sekaligus memeriahkan suasana HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Lomba juga bertujuan menguji kekompakan, ketangkasan, hingga kerja sama tim. Namun sebelumnya diawali dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purwakarta, Hendra Fadly, dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh pegawai untuk menikmati rangkaian kegiatan dengan penuh kebahagiaan serta tetap menjaga kekompakan.Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun kekompakan di lingkungan kerja."Melalui kegiatan ini, kita ingin bangun kebersamaan dan kekompakan antar pegawai dan pimpinan di lingkungan Dinas Kominfo " kata Kepala Diskominfo Purwakarta, Hendra Fadly, Jumat, (21/8).Semangat kemerdekaan pun terasa semakin kuat melalui kebersamaan seluruh keluarga besar Diskominfo Purwakarta. Bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana seluruh pegawai dapat tertawa, bergembira, dan merayakan HUT kemerdekaan bersama. (Diskominfo Purwakarta)
Kegiatan Kabupaten Purwakarta