• Beranda
  • Berita
    Om Zein Tegaskan Pentingnya Perencanaan Proyek: Existing hingga Bentang Wilayah Wajib Diperhitungkan
    Om Zein Tegaskan Pentingnya Perencanaan Proyek: Existing hingga Bentang Wilayah Wajib Diperhitungkan
    Purwakarta Jadi Tuan Rumah GSI Jabar 2026, Om Zein: Junjung Tinggi Sportivitas!
    Purwakarta Jadi Tuan Rumah GSI Jabar 2026, Om Zein: Junjung Tinggi Sportivitas!
    Pemerintah Satukan 8.000 Lebih Jaringan Kehumasan, Komunikasi Kebijakan Harus Lebih Cepat
    Pemerintah Satukan 8.000 Lebih Jaringan Kehumasan, Komunikasi Kebijakan Harus Lebih Cepat
    Om Zein Pastikan Rp100 Juta Donasi ASN Purwakarta Disalurkan Langsung ke Warga Terdampak Gempa di NTT
    Om Zein Pastikan Rp100 Juta Donasi ASN Purwakarta Disalurkan Langsung ke Warga Terdampak Gempa di NTT
    Sekda Purwakarta Ingatkan ASN: Jangan Abai Disiplin dan Kelestarian Lingkungan
    Sekda Purwakarta Ingatkan ASN: Jangan Abai Disiplin dan Kelestarian Lingkungan
    Om Zein Siapkan 235 CCTV, Jembatan Depan Ramahadi Masuk Titik Pengawasan
    Om Zein Siapkan 235 CCTV, Jembatan Depan Ramahadi Masuk Titik Pengawasan
    Om Zein Ungkap 92 Kasus Kebakaran di Purwakarta, Warga Diminta Lebih Waspada
    Om Zein Ungkap 92 Kasus Kebakaran di Purwakarta, Warga Diminta Lebih Waspada
    Bupati Purwakarta Serahkan 34 Unit Pompa Air untuk Kelompok Tani
    Bupati Purwakarta Serahkan 34 Unit Pompa Air untuk Kelompok Tani
    Beragam Lomba, Dinas Kominfo Purwakarta Semarakkan Peringatan HUT ke-81 RI
    Beragam Lomba, Dinas Kominfo Purwakarta Semarakkan Peringatan HUT ke-81 RI
    Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Purwakarta memiliki Filosofi Tri Tangtu
    Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Purwakarta memiliki Filosofi Tri Tangtu
  • Regulasi
  • PPID
  • Pengumuman
  • Laporan Warga
  • Sirup LKPP
Pemda Kabupaten Purwakarta Pemda Kabupaten Purwakarta
Pemda Kabupaten Purwakarta

PURWAKARTA ISTIMEWA
Melayani masyarakat dengan sepenuh hati

DISPERKIM
PERKIMSERU
KESBANGPOL
Kecamatan Pondoksalam
Kecamatan Darangdan
Kecamatan Kiarapedes
Kecamatan Sukasari
Kecamatan Plered
DINAS LH
DISNAKERTRANS
PU BINAMARGA
SETWAN
DPPKB
DISPANGTAN
DISTARKIM
INSPEKTORAT
DISKANNAK
DISKARPB
DISDUKCAPIL
DISDIK
DPMPTSP
BKPSDM
DISIPUSDA
DISKOPERINDAG
DINKES
DISHUB
DINSOS
DISKOMINFO
DISPORAPARBUD
SETDA
WEBMAIL

Pemimpin Daerah

Thmubnail
SAEFUL BAHRI BINZEIN
Bupati Purwakarta
Thmubnail
ABANG IJO HAPIDIN
Wakil Bupati Purwakarta
Mewujudkan Purwakarta Istimewa

Informasi

Air Mancur Sri Baduga Tidak Beroperasi

Penghargaan Badan Publik Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota Informatif

SELAMAT & SUKSES kepada BENNI IRWAN PJ BUPATI PURWAKARTA

❮ ❯

Layanan

Layanan Kabupaten Purwakarta

Manajemen Barang Umum
Satgas COVID-19 Purwakarta
E-Commerce Desa Kabupaten Purwakarta
Whistle Blowing System
Ayo main ke Purwakarta
CCTV Kabupaten Purwakarta
Survei Layanan Publik
Pengumuman
Infografis Purwakarta
Perpustakaan Digital

Berita Purwakarta

Apa yang membuat Anda tertarik

Om Zein Tegaskan Pentingnya Perencanaan Proyek: Existing hingga Bentang Wilayah Wajib Diperhitungkan
Kamis, 03 September 2026 03:31

Om Zein Tegaskan Pentingnya Perencanaan Proyek: Existing hingga Bentang Wilayah Wajib Diperhitungkan

Kamis, 03 September 2026 03:31

Purwakarta - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein kembali menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Purwakarta.Menurut Om Zein, perencanaan menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan sebelum sebuah proyek infrastruktur dilaksanakan. Setiap pembangunan harus disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi nyata di lapangan.Ia menekankan, kondisi bangunan existing, karakter geografis, bentang wilayah hingga budaya masyarakat juga harus menjadi pertimbangan dalam proses perencanaan.“Kita buat perencanaan agar pelaksanaan proyek infrastruktur dengan benar, sesuai dengan kebutuhan, existing serta bentang geografis, bentang wilayah dan bentang budaya yang ada,” tegas Om Zein.Ia menilai, pendekatan tersebut penting agar pembangunan yang dilakukan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakter dan tantangan yang berbeda. Karena itu, perencanaan pembangunan harus mampu membaca kondisi lokasi secara menyeluruh agar hasil pekerjaan tidak hanya terlihat baik ketika selesai, tetapi juga memiliki kualitas dan ketahanan yang baik.Om Zein juga menegaskan bahwa pengawasan dan evaluasi terhadap proyek bukan ditujukan untuk menyudutkan pihak tertentu. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah memberikan hasil terbaik bagi masyarakat.“Tapi maaf ya, bukan bermaksud apa-apa, . Ini demi kepentingan kita bersama,” ungkap Om Zein.Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan, mulai dari perencana ,pengawas hingga pelaksana proyek, dapat bekerja secara profesional dan memperhatikan kondisi nyata di lapangan.Om Zein mengingatkan, pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada kualitas, ketepatan fungsi dan keberlanjutan. Dengan perencanaan yang benar sejak awal, potensi persoalan dalam pelaksanaan maupun setelah proyek selesai dapat diminimalkan.Penegasan tersebut sekaligus menjadi pesan kepada seluruh pelaksana pembangunan di Purwakarta agar tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap infrastruktur yang dibangun benar-benar sesuai kebutuhan dan karakter wilayah. (Diskominfo Purwakarta)

Purwakarta Jadi Tuan Rumah GSI Jabar 2026, Om Zein: Junjung Tinggi Sportivitas!
Rabu, 02 September 2026 08:21

Purwakarta Jadi Tuan Rumah GSI Jabar 2026, Om Zein: Junjung Tinggi Sportivitas!

Rabu, 02 September 2026 08:21

Purwakarta - Stadion Purnawarman Purwakarta menjadi pusat perhatian para pecinta sepak bola pelajar, Rabu (2/9/2026). Ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026 resmi dibuka dan diikuti kontingen pelajar SMP dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.Kabupaten Purwakarta dipercaya menjadi tuan rumah kompetisi tersebut. Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 2 hingga 6 September 2026.Pembukaan berlangsung semarak. Para peserta tidak hanya disuguhkan pertandingan sepak bola, tetapi juga penampilan seni dari siswa-siswi SMP di Kabupaten Purwakarta. Suasana semakin meriah saat masing-masing kontingen mengikuti defile sebelum kompetisi dimulai.Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein turut hadir dalam pembukaan tersebut. Sejumlah pejabat juga tampak mengikuti kegiatan, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat beserta jajaran, Kapolres Purwakarta, Kepala BBPMP Jawa Barat, para kepala perangkat daerah Kabupaten Purwakarta, kepala dinas pendidikan se-Jawa Barat, jajaran KONI, Asprov PSSI Jawa Barat, Askab PSSI Jawa Barat serta tamu undangan lainnya.GSI sendiri menjadi salah satu panggung bagi pelajar SMP untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan hijau. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini diarahkan untuk menemukan dan membina talenta muda yang memiliki potensi berkembang sebagai atlet sepak bola.Dalam sambutannya, Bupati Purwakarta,Om Zein memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Purwakarta sebagai tuan rumah. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada panitia, peserta dan seluruh pihak yang ikut mendukung terselenggaranya GSI Jawa Barat 2026.“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena Purwakarta dipercaya menjadi tuan rumah GSI Tingkat Provinsi Jawa Barat. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan pengalaman yang positif bagi para peserta,” ujar Om Zein.Ia meminta seluruh pemain yang bertanding tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Para peserta, kata dia, harus mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga sikap selama kompetisi.“Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, junjung tinggi sportivitas dan tetap menjaga persaudaraan. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi sikap dan karakter harus tetap dijaga,” pesannya.Om Zein berharap GSI tidak berhenti sebagai kompetisi antarpelajar, tetapi mampu menjadi pintu masuk bagi lahirnya generasi baru sepak bola Jawa Barat.Menurutnya, Purwakarta memiliki banyak anak muda yang memiliki potensi di bidang olahraga. Karena itu, kesempatan seperti GSI perlu dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan sekaligus membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi.“Mudah-mudahan dari kompetisi ini muncul pemain-pemain muda berbakat. Kami tentu berharap ada putra-putri Purwakarta yang nantinya mampu membawa nama daerah, Jawa Barat, bahkan Indonesia,” katanya.Pelaksanaan GSI di Purwakarta pun diharapkan tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga memperkuat pembinaan sepak bola usia muda. Para peserta mendapat kesempatan merasakan atmosfer kompetisi tingkat provinsi sekaligus membangun pengalaman dan mental bertanding sejak usia sekolah.Dengan bergulirnya pertandingan hingga 6 September mendatang, Stadion Purnawarman menjadi arena pembuktian bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. (Diskominfo Purwakarta)

Pemerintah Satukan 8.000 Lebih Jaringan Kehumasan, Komunikasi Kebijakan Harus Lebih Cepat
Rabu, 02 September 2026 01:19

Pemerintah Satukan 8.000 Lebih Jaringan Kehumasan, Komunikasi Kebijakan Harus Lebih Cepat

Rabu, 02 September 2026 01:19

Jakarta, 01 September 2026 - Pemerintah menyatukan jaringan kehumasan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah untuk membangun komunikasi kebijakan yang lebih cepat, terkoordinasi, dan menjangkau masyarakat hingga daerah.Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan koordinasi antarkehumasan menjadi kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi digital, termasuk meningkatnya disinformasi dan hoaks.“Kita dalam kerangka tugas komunikasi pemerintahan yang pertama harus punya narasi, yang kedua punya juga penyampaian hingga ke pelosok daerah untuk diseminasi,” ujar Meutya dalam Forum Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) di Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).Menurut Meutya, pemerintah membutuhkan koordinasi yang kuat antara humas kementerian dan lembaga dengan humas pemerintah daerah. Koordinasi tersebut juga menjadi ruang evaluasi terhadap komunikasi pemerintah.“Kalau ada hal-hal yang memang kurang cepat dilakukan pemerintah, ada komunikasi yang dianggap masih lambat atau belum jelas, ini juga menjadi forum bagi kami untuk evaluasi diri,” katanya.Meutya mengatakan forum komunikasi kehumasan akan diarahkan menjadi agenda berkala. Pemerintah berharap forum tersebut dapat menjadi ruang untuk menyatukan narasi sekaligus mempercepat koordinasi ketika pemerintah perlu menyampaikan kebijakan kepada masyarakat. Selain itu, diperlukan penguatan koordinasi kehumasan seiring dengan digitalisasi yang tengah berlangsung.Menurutnya, forum kehumasan nasional yang selama ini berlangsung melalui agenda Anugerah Media Humas dapat dilengkapi dengan forum komunikasi yang memungkinkan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah melakukan koordinasi secara lebih cepat.“Dengan digitalisasi kita perlu juga koordinasi secara cepat. Jadi sekali lagi kami terima kasih kepada Kemenko Polkam karena kemudian dipertemukan dengan lebih intens lagi,” kata Meutya.Tidak Bisa MenungguKepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari mengatakan komunikasi kebijakan memiliki posisi yang sama penting dengan pelaksanaan program.“Komunikasi program itu harus dijalankan supaya dukungan kepada program-program semakin baik dan hasilnya semakin optimal,” ujar Qodari.Qodari menyebut jaringan kehumasan pemerintah secara nasional mencakup lebih dari 8.000 perangkat. Jaringan tersebut menjadi kekuatan komunikasi yang perlu bekerja dalam satu orkestrasi.Menurutnya, pemerintah tidak dapat menunggu ketika ruang informasi publik bergerak setiap saat melalui media sosial. Pemerintah perlu memiliki agenda komunikasi yang rutin agar informasi mengenai kebijakan, program, serta hasil yang dirasakan masyarakat terus tersedia.“Pemerintah tidak bisa menunggu. Harus punya jadwal rutin, harus punya agenda komunikasi yang membuat ruang-ruang informasi itu terus terisi dengan berbagai macam informasi kegiatan dan program dari pemerintahan,” katanya.Qodari juga menekankan pentingnya menghadirkan masyarakat sebagai wajah dari program pemerintah. Informasi mengenai program perlu menunjukkan perubahan yang dirasakan warga, bukan berhenti pada penjelasan mengenai kebijakan.“Program-program tidak hanya menjadi program tetapi program itu punya wajah. Wajah dari warga Indonesia, wajah dari bangsa Indonesia, wajah dari anak-anak kita, dari mereka-mereka yang merasakan manfaat dari program-program yang diselenggarakan oleh pemerintah,” ujarnya.Menjaga Komunikasi Dua ArahSementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menilai jaringan kehumasan pemerintah harus bekerja dua arah. Humas perlu menyampaikan kebijakan kepada publik sekaligus membaca apa yang sedang menjadi perhatian masyarakat.“Humas itu bukan hanya menyampaikan satu arah saja, kebijakan ataupun informasi dari pemerintah, tapi baik sekali apabila teman-teman humas juga bisa membaca apa yang diperbincangkan oleh publik sehingga menjadi masukan bagi pemerintah,” kata Bima.Bima juga meminta humas pemerintah memberi ruang lebih besar bagi informasi positif dan kisah inspiratif dari berbagai daerah. Dengan begitu, ruang informasi digital tidak hanya dipenuhi respons pemerintah terhadap isu negatif atau disinformasi.“Kita akan meningkatkan koordinasi ke depannya sesuai dengan tugas fungsi dari Polkam. Kami akan mensinkronisasi kegiatan-kegiatan kehumasan agar bisa berjalan sesuai dengan harapan kita semua,” ujarnya.Forum tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem komunikasi pemerintah yang mampu bergerak lebih cepat, membaca kebutuhan publik, serta memastikan informasi mengenai program pemerintah sampai kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Om Zein Pastikan Rp100 Juta Donasi ASN Purwakarta Disalurkan Langsung ke Warga Terdampak Gempa di NTT
Selasa, 01 September 2026 01:56

Om Zein Pastikan Rp100 Juta Donasi ASN Purwakarta Disalurkan Langsung ke Warga Terdampak Gempa di NTT

Selasa, 01 September 2026 01:56

Purwakarta - Kepedulian terhadap warga yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) turut ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Purwakarta berhasil menghimpun donasi sebesar Rp100 jutauntuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.Penggalangan dana tersebut dilakukan bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Donasi dihimpun sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein mengatakan, dana yang terkumpul sempat direncanakan untuk disalurkan bersama bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.Namun, setelah dilakukan koordinasi, Pemkab Purwakarta memutuskan agar bantuan tersebut diberikan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah terdampak.“Alhamdulillah terkumpul Rp100 juta. Awalnya akan digabungkan dengan bantuan dari provinsi, tetapi karena bantuan provinsi sudah lebih dulu berjalan, akhirnya kami putuskan bantuan ini disampaikan langsung kepada warga yang membutuhkan di NTT,” ujar Om Zein, Selasa (1/9/2026).Penyaluran bantuan rencananya dilakukan secara langsung ke Kampung Riit Desa Blatatin, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Bantuan tersebut akan diantar oleh Monic, warga asal NTT yang saat ini bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.“Ini adalah titipan dari ASN Kabupaten Purwakarta. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu warga yang terdampak dan menjadi bukti bahwa masyarakat Purwakarta ikut merasakan dan peduli terhadap penderitaan saudara-saudara kita di NTT,” ungkapnya.Penyaluran secara langsung tersebut diharapkan membuat bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sekaligus memastikan penggunaannya sesuai dengan kondisi di lapangan.Om Zein meminta agar dana bantuan tidak disalurkan secara sembarangan. Menurutnya, kondisi masyarakat dan tingkat kerusakan akibat bencana harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan penerima bantuan.“Manfaatkan bantuan Rp100 juta ini dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan masyarakat. Lihat tingkat kerusakannya, siapa yang paling membutuhkan, lalu salurkan dengan adil dan dicatat dengan baik,” tegasnya.Ia berharap bantuan yang berasal dari kepedulian para ASN Purwakarta tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga terdampak, meski nilainya tidak sebanding dengan seluruh kebutuhan pemulihan pascabencana.Bagi Pemkab Purwakarta, bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas antardaerah sekaligus pesan bahwa masyarakat yang sedang menghadapi musibah tidak sendirian."Semangat gotong royong yang menjadi bagian dari nilai sosial masyarakat diharapkan terus tumbuh, terutama ketika bencana menimpa saudara sebangsa di daerah lain,"pungkasnya. (Diskominfo Purwakarta)

Kalender Kegiatan

Kegiatan Kabupaten Purwakarta

Wilujeung Sumping
Informasi
Air Mancur Sri Baduga Tidak Beroperasi
Informasi
Penghargaan Badan Publik Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota Informatif
Informasi
SELAMAT & SUKSES kepada BENNI IRWAN PJ BUPATI PURWAKARTA

Hubungi Kami

JL. Gandanegara No. 25, Kelurahan Nageri Kidul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Kode Pos 41111.

Telepon: (0264) 200036

Email: diskominfo@purwakartakab.go.id

Fax: (0264) 200037

Statistik Pengunjung

Hari ini : 2,974 Pengunjung.

Bulan ini : 19,572 Pengunjung.

Subscribe With Us

Subscribe to our mailing list to get the new updates!

© 2026 Pemerintah Kabupaten Purwakarta

Purwakarta Istimewa