Purwakarta - Selasa pagi, 12 Mei 2026 suasana nampak ramai didepan Masjid Agung Baing Yusup, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang biasa disapa Om Zein bersama dengan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) pimpin langsung kegiatan Ngosrek Harmoni dan Touring yang merupakan sebuah gerakan bersama lintas iman yang memadukan aksi nyata, kebersamaan, dan kepedulian lingkungan dalam semangat persaudaraan. 

Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan para penyuluh agama untuk mempererat harmoni, membangun

dialog, serta menghadirkan nilai-nilai kebhinekaan dalam kehidupan nyata masyarakat Purwakarta.

Om Zein mengatakan, kegiatan ngosrek bersama dengan Kemenag Purwakarta dan FKUB dari berbagai lintas sector ini menunjukan bahwa kegiatan ngosrek bukan hanya program Pemerintah Daerah,

melainkan gerakan seluruh elemen masyarakat termasuk FKUB. 

Kegiatan ini dimulai dari Masjid Agung Baing Yusup, GKP Sadang, GIA Cibening, GKIN, Katolik Santa Maria BIC.

"Dimulai dari Masjid Agung terus kita ke gereja-gereja untuk monitoring ngosrek, jadi kelihatan Purwakarta mulai bersih, nanti kalau ada yang Jambrung itu kelihatan, berarti tempat sekitar dia tidak pernah ngosrek. Sekarang Purwakarta bersih mulai dari kantor Pemerintah, Swasta, Pertokoan semua ngosrek ". Katanya.


Rabu Ngumum

Selain itu, Om Zein juga mengingatkan kepada pegawai Pemerintah untuk Rabu Ngumum yang ke dua kalinya. 

Menurutnya setiap hari Rabu ASN Purwakarta diharapkan menggunakan kendaraan umum baik angkot atau ojek online maupun ojek pangkalan, asal jangan menggunakan kendaraan dinas atau kendaraan pribadi, kecuali dalam kondisi tertentu seperti pelayanan kepada masyarakat.

"Yang penting jangan pakai kendaraan pribadi dan jangan pakai kendaraan dinas, kecuali dalam kondisi tertentu untuk peningkatan pelayanan terhadap masyarakat boleh pakai kendaraan dinas dan pribadi". Ungkapnya. 

Ketua FKUB Purwakarta Drs. KH. Jhon Dien mengatakan, kegiatan ngosrek merupakan kegiatan yang sangat bagus, bukan hanya dari lisan melainkan dengan aksi nyata, karena ngosrek itu merupakan kebersihan sebagian dari iman, hal tersebut harus diterapkan mulai dari lingkungan terkecil seperti rumah, RT, RW dan seluruh kota.

"Harus diterapkan mulai dari kecil, di keluarga di RT di RW dan seluruh kota Purwakarta. Program Bupati itu luar biasa dan sangat besar manfaatnya " Katanya.

Sementara Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta Dr. H. Ohan Burhan, M.Pd.I mengatakan, acara yang diselenggarakan sesuai dengan tema yaitu “Harmoni dalam Kebersamaan, bersih tempat ibadahnya, rukun umatnya”. Hal tersebut sesuai dengan program yang dicanangkan Bupati Purwakarta om Zein, melaksanakan Ngosrek disetiap lingkungan, di setiap hari selasa, bagi Kemenag kegiatan

ngosrek di tempat Ibadah merupakan yang ke dua kalinya sebelumnya dilaksanakan di wilayah kota.

"Bagi kami ini merupakan kegiatan yang ke dua kalinya, ngosrek tempat ibadah yang ada di Kabupaten Purwakarta yang sebelumnya tempat ibadah yang ada sekitar kota dan sekarang ada lima tempat ibadah

yang akan kita kunjungi. Kita akan melakukan kegiatan ngosrek sampai ke Kecamatan Bungursari, baik tempat ibadah Muslim, Kristen, Hindu dan Budha ". Katanya.

Ia menambahkan, sebuah nilai kebersamaan untuk merajut sebuah keharmonisan, di Kabupaten Purwakarta yang dimulai dari hal yang kecil dengan membersihkan lingkungan terutama lingkungan

tempat ibadah oleh semua kalangan lintas iman yang ada di Purwakarta dengan membersihkan Masjid,

Gereja, maupun Wihara yang berada di lingkungan Kabupaten Purwakarta.

"Kegiatan kita dimulai dari Masjid Agung Baing Yusuf, dan berakhir nanti di gereja Santa Maria Kecamatan Bungursari dan nanti ada Penanaman pohon karena konsep kita yaitu ekologi, menanam pohon di tempat-tempat ibadah agar memberikan kesejukan kedalam ruang ibadah" pungkasnya. (Diskominfo Purwakarta)