Purwakarta - Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Saepul Bahri Binzein menargetkan 6.945 Rumah Tidak Layak Huni harus tuntas diperbaiki 3 tahun kedepan. Total rumah tidak layak huni di Kabupaten Purwakarta sendiri sebanyak 10.650 unit. Sementara yang sudah ditangani 3.705 unit.

Warga yang selama ini menempati rumah tidak layak huni harus kembali bersabar jika ingin mendapat perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta baru aka. melakukan perbaikan RTLH akan dilakuan secara bertahap.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengatakan, RTLH di Kabupaten Purwakarta saat dirinya mulai menjabat mencapai 10.650 unit, yang sudah berhasil diperbaiki sekitar 1.576 rumah melalui anggaran APBD serta bantuan BSPS.

“Dari jumlah 10.650 itu, kita perbaiki satu per satu secara perlahan. Pada 2025, sebanyak 1.576 rumah sudah diperbaiki melalui anggaran APBD, BSPS, serta bantuan dari pihak lainnya,” Kata Saepul Bahri Binzein, Rabu (19/8).

Meski masih menyisakan ribuan RTLH, Om Zein mengaku optimistis seluruhnya dapat diselesaikan secara bertahap. Menurutnya, penanganan RTLH merupakan bagian dari visi yang sejak awal digaungkan melalui jargon “Jalan Mulus, Imah Alus". 

Program tersebut tidak hanya menargetkan pembangunan infrastruktur jalan yang lebih baik, tetapi juga memastikan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, memiliki hunian yang layak.

“Dulu saya bikin jargon Jalan Mulus, Imah Aralus. Targetnya bagaimana caranya jalan-jalan mulus dan rumah-rumah rakyat miskin jadi bagus. Tapi memang butuh waktu,” ungkapnya.

Om Zein mengakui, dalam proses penanganan tersebut masih ditemukan rumah warga yang kondisinya sangat memprihatinkan, bahkan ada yang hampir roboh hingga sudah mengalami kerusakan berat.

Om Zein meminta masyarakat memberikan waktu kepada pemerintah untuk menyelesaikan sisa 6.945 RTLH tersebut. “Kasih waktu Om Zein untuk menyelesaikan 6.945 ini. Dalam tiga tahun ke depan, paling tidak akan kami selesaikan,” pungkasnya. (Diskominfo Putwakarta)