Purwakarta – Komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam memeratakan pembangunan infrastruktur bukan sekadar isapan jempol. Di bawah kepemimpinan Bupati Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, Pemkab Purwakarta terus menggenjot perbaikan jalan rusak, khususnya di wilayah pedesaan.

Langkah agresif ini diambil bukan tanpa alasan. Infrastruktur jalan yang mantap dinilai menjadi kunci utama dalam mengintegrasikan jalur ekonomi dari desa ke kota. Jika akses mobilitas lancar, perputaran ekonomi masyarakat dipastikan akan ikut meroket.

Wujudkan Visi Purwakarta Istimewa yang Merata

Melalui perencanaan yang matang, Pemkab Purwakarta berkomitmen agar pembangunan tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan saja, melainkan menyentuh hingga ke pelosok desa. Pemerataan ini krusial agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kue pembangunan secara adil.

"Pembangunan infrastruktur terus dilakukan melalui perencanaan yang matang agar pembangunan di kawasan perkotaan hingga pedesaan dapat berjalan secara merata. Sehingga, manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat," ujar Om Zein Purwakarta.

Salah satu jargon yang kerap didengungkan oleh Om Zein, yaitu "Jalan Mulus", kini bukan lagi sekadar janji manis kampanye atau pemanis retorika. Manfaat dan dampak nyata dari program ini sudah mulai dirasakan langsung oleh warga Purwakarta di berbagai titik.

Transformasi Jalan Rusak Jadi Mulus di Desa Selaawi

Salah satu bukti nyata dari realisasi komitmen tersebut terlihat jelas dalam proyek perbaikan jalan di Lingkungan Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta. Jalan yang dulunya dikeluhkan warga karena rusak dan menghambat aktivitas, kini telah disulap menjadi jalur yang nyaman untuk dilalui.

Keberhasilan proyek ini dibagikan langsung oleh Bupati Purwakarta melalui akun TikTok pribadinya, @omzein_bupatiaing. Dalam unggahan video singkat tersebut, terlihat jelas transformasi luar biasa (sebelum dan sesudah) progres perbaikan jalan pedesaan Selaawi dari yang awalnya rusak parah hingga rampung diperbaiki secara total.

Melalui caption unggahannya, Om Zein menyapa warga sekaligus memberikan pesan penting mengenai urgensi integrasi infrastruktur dan pentingnya menjaga fasilitas yang sudah dibangun.

"Selamat pagi Purwakarta kesayangan Om Zein. Perbaikan jalan harus tetap berjalan baik di wilayah pedesaan ataupun perkotaan agar akses lebih mudah dan terintegrasi satu sama lain. Bagi yang sudah bagus dipelihara dengan baik ya, dan yang masih jelek tunggu giliran," tulis Om Zein dalam keterangan unggahannya.

Dampak Integrasi Jalur Ekonomi Desa ke Kota

Perbaikan jalan rusak di tingkat desa seperti di Selaawi ini memiliki efek domino yang sangat positif bagi perekonomian daerah. Berikut adalah beberapa dampak utama yang mulai dirasakan:

* Pangkas Biaya Logistik: Para petani dan pelaku UMKM di desa kini bisa mendistribusikan hasil bumi dan produk mereka ke pasar kota dengan waktu tempuh yang jauh lebih cepat dan biaya operasional kendaraan yang lebih murah.

* Akses Layanan Publik Lebih Cepat: Selain urusan ekonomi, jalan yang mulus mempermudah akses warga desa menuju fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pusat administrasi di kota.

* Peningkatan Kesejahteraan Rakyat: Konektivitas yang lancar menstimulus lahirnya peluang-peluang usaha baru di sepanjang jalur pedesaan.

Pesan Bupati: Jaga Bersama Infrastruktur yang Ada

Pemerintah daerah menegaskan bahwa membangun hanyalah setengah dari pekerjaan rumah; setengah sisanya adalah merawat. 

Oleh karena itu, Bupati Saepul Bahri Binzein meminta kerja sama dari seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kualitas jalan yang sudah diperbaiki. Kesadaran untuk tidak melebihi muatan kendaraan dan menjaga saluran air (drainase) di sekitar jalan menjadi kunci agar jalan mulus ini bisa bertahan lama.

Bagi warga di wilayah lain yang jalannya masih dalam kondisi rusak, Pemkab Purwakarta memastikan bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap dan terukur. Semua wilayah akan mendapatkan giliran perbaikan demi terwujudnya visi besar Purwakarta Istimewa. (Diskominfo Purwakarta)