Purwakarta - Program Gempungan di Purwakarta yang dirancang untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, kembali membawa kisah menyentuh.
Dalam agenda terbaru di Desa Sukatani, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, menemukan sebuah cerita pilu dari seorang warga setempat.
Awalnya, Om Zein bertemu dengan seorang ibu yang mengeluhkan penyakit lambung kronis yang dideritanya. Menanggapi keluhan tersebut, Om Zein secara spontan menduga bahwa penyakit fisik yang dialami sang ibu berakar dari beban pikiran yang berat.
"Mungkin itu karena banyak pikiran, makanya Ibu sakit lambung," tebak Om Zein saat berdialog dengan warga.
Beban Pikiran Seragam Sekolah Anak
Dugaan sang Bupati ternyata sangat tepat. Sambil menahan kesedihan, ibu tersebut mengaku bahwa dirinya memang sedang didera stres berat.
Penyebabnya adalah masalah perekonomian keluarga: anaknya yang kini sudah duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) belum memiliki perlengkapan sekolah yang layak.
Ibu tersebut mengungkapkan bahwa hingga saat ini, ia belum mampu membelikan baju seragam, sepatu, tas, hingga perlengkapan sekolah lainnya untuk sang buah hati. Ketiadaan biaya memaksa anaknya terancam harus menggunakan pakaian bekas atau seragam seadanya untuk pergi ke sekolah.
Kisah nyata yang mengharukan ini mendadak viral setelah diunggah langsung di media sosial. Dikutip dari postingan video di akun TikTok pribadi milik Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (@omzein_bupatiaing), momen humanis tersebut memancing empati dari ribuan netizen.
"Seorang ibu ngaku sakit lambung gara-gara banyak pikiran, termasuk mikirin anaknya yang duduk di bangku SMA belum kebeli baju sekolah. Om Zein suruh langsung belanja agar lambungnya sembuh," tulis Om Zein dalam keterangan video unggahannya.
Aksi Nyata Om Zein: Berikan Bantuan Tunai Rp1,5 Juta
Mendengar keluhan pilu yang menyayat hati tersebut, Bupati Purwakarta Om Zein tidak tinggal diam. Tanpa birokrasi yang berbelit-belit, ia langsung memberikan solusi nyata di tempat. Om Zein merogoh koceknya dan memberikan uang tunai sebesar Rp1,5 juta kepada ibu tersebut agar bisa segera memenuhi kebutuhan sekolah anaknya.
Om Zein berharap, dengan terpenuhinya kebutuhan sang anak, beban pikiran sang ibu dapat terangkat dan kesehatannya bisa kembali pulih.
"Sekarang pulang, minum obat, terus ajak anak belanja. Jangan lagi pakai pakaian bekas," pungkas Om Zein dengan nada tegas namun penuh perhatian.
Aksi cepat tanggap Bupati Purwakarta ini langsung mendapat apresiasi luas dari warga Desa Sukatani yang hadir di lokasi Gempungan, serta para warganet yang menyaksikan video tersebut di platform TikTok.
Mengenal Program Gempungan di Purwakarta
Sebagai informasi, Gempungan di Purwakarta adalah program jemput bola unggulan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Tujuan utama dari program ini adalah untuk memotong jalur birokrasi dan mendekatkan berbagai layanan publik penting langsung ke tingkat desa, sehingga warga tidak perlu lagi repot-repot datang ke pusat kota.
Beberapa layanan gratis dan cepat yang dihadirkan dalam setiap agenda Gempungan antara lain:
* Administrasi Kependudukan: Pembuatan KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran.
* Layanan Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan gratis dan pengobatan massal.
* Pelayanan Pertanahan: Konsultasi dan pengurusan sertifikat tanah.
* Layanan Sosial dan Perizinan: Berbagai fasilitasi izin usaha mikro hingga bantuan sosial.
Melalui program Gempungan ini, Pemkab Purwakarta tidak hanya sekadar memberikan pelayanan administratif, tetapi juga menjadi wadah bagi kepala daerah untuk memantau langsung kondisi sosial-ekonomi masyarakat di akar rumput secara nyata.
Ditambah dengan aksi cepat tanggap seperti yang ditunjukkan Om Zein, Gempungan terbukti menjadi jembatan solusi yang efektif bagi warga miskin yang membutuhkan bantuan darurat. (Diskominfo Purwakarta)