Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahirabbil'alamin.

Tanggal 18 Oktober 2026, RSUD Bayu Asih Purwakarta genap berusia 96 tahun. Sebuah perjalanan panjang, hampir satu abad, dalam mengemban amanah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Purwakarta dan sekitarnya. 

Di usia yang tidak lagi muda ini, tentu banyak perjalanan yang telah dilalui. Ada keberhasilan yang patut kita syukuri, ada pengabdian yang layak kita hargai, tetapi juga ada kekurangan, keterbatasan, dan berbagai persoalan yang harus kita akui serta terus kita perbaiki. 

Tahun ini, kami memilih untuk memperingati Milangkala RSUD Bayu Asih secara sederhana, tanpa perayaan besar-besaran. 

Di tengah keprihatinan terhadap bencana kabut asap yang melanda sebagian wilayah saudara-saudara kita, tuntutan efisiensi anggaran, serta kesibukan seluruh jajaran rumah sakit dalam mempersiapkan akreditasi, kami memandang bahwa momentum ulang tahun ini lebih bermakna apabila dijadikan sebagai ruang untuk bersyukur, merenung, mengevaluasi diri, dan memperkuat komitmen pengabdian. 

Karena sesungguhnya, yang terpenting bukanlah seberapa meriah kita merayakan ulang tahun, melainkan seberapa besar manfaat dan kebaikan yang telah kita berikan kepada masyarakat. 

Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Purwakarta dan sekitarnya, Dari lubuk hati yang paling dalam, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada RSUD Bayu Asih selama 96 tahun perjalanan pengabdiannya.

Kepercayaan masyarakat merupakan kehormatan sekaligus amanah besar yang harus terus kami jaga. 

Kami menyadari sepenuhnya bahwa perjalanan pelayanan RSUD Bayu Asih masih jauh dari sempurna. 

Masih banyak kekurangan yang harus kami benahi. Masih ada pelayanan yang belum memenuhi harapan. Masih ada keluhan yang belum tertangani dengan baik. Bahkan, mungkin masih ada masyarakat dan keluarga pasien yang pernah merasa kecewa, kurang nyaman, atau belum mendapatkan pelayanan sebagaimana yang mereka harapkan. 

Untuk semua itu, atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Civitas Hospitalia RSUD Bayu Asih Purwakarta, saya menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya.

Kami tidak ingin menutupi kekurangan dengan sederet keberhasilan, ataupun menjadikan berbagai keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti memperbaiki diri. 

Kami menyadari bahwa di balik setiap keluhan, ada harapan masyarakat yang belum sepenuhnya mampu kami penuhi. Di balik setiap kritik, ada kepedulian dan keinginan agar RSUD Bayu Asih menjadi lebih baik. 

Karena itu, kritik, saran, dan masukan dari masyarakat akan senantiasa kami jadikan sebagai cermin untuk berintrospeksi dan bahan evaluasi untuk terus berbenah. 

Kami memahami bahwa pelayanan kesehatan bukan semata-mata tentang gedung yang megah, peralatan yang canggih, atau berbagai penghargaan yang berhasil diraih. 

Lebih dari itu, pelayanan kesehatan adalah tentang kepedulian, ketulusan, keramahan, kecepatan, keselamatan, dan bagaimana setiap pasien diperlakukan secara manusiawi, dengan penuh empati serta penghormatan terhadap martabatnya. 

Kepada seluruh Civitas Hospitalia RSUD Bayu Asih yang saya banggakan, Milangkala ke-96 ini hendaknya menjadi momentum refleksi kita bersama. 

Mari kita bertanya kepada diri sendiri: sudahkah kita memberikan pelayanan yang terbaik? Sudahkah kita memperlakukan setiap pasien dan keluarganya sebagaimana kita ingin keluarga kita sendiri diperlakukan? Sudahkah kita menjalankan amanah pekerjaan ini dengan sepenuh hati? 

Jangan sampai panjangnya usia rumah sakit membuat kita merasa telah cukup baik. Sebaliknya, semakin bertambah usia, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk menjadi lebih baik. 

Persiapan akreditasi yang sedang kita jalani pun hendaknya tidak dimaknai semata-mata sebagai upaya memperoleh predikat atau sertifikat. Akreditasi harus menjadi bagian dari ikhtiar kita membangun budaya mutu, budaya keselamatan pasien, kedisiplinan, profesionalisme, dan kepedulian yang benar-benar hadir dalam pelayanan sehari-hari. Pembenahan harus terus kita lakukan di semua lini, mulai dari tata kelola organisasi, manajemen, sarana dan prasarana, sistem pelayanan, hingga sikap, perilaku, dan budaya kerja seluruh pegawai. 

Tidak harus menunggu segala sesuatunya sempurna untuk mulai melakukan perubahan. Perbaikan sekecil apa pun, apabila dilakukan dengan sungguh-sungguh, konsisten, dan bersama-sama, akan membawa perubahan yang besar. Saya percaya, dengan kebersamaan, kerja keras, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab seluruh Civitas Hospitalia, RSUD Bayu Asih akan terus tumbuh menjadi rumah sakit yang semakin baik dan semakin dipercaya masyarakat. 

Sembilan puluh enam tahun adalah perjalanan yang panjang, tetapi pengabdian kita belum selesai. 

Masih banyak yang harus kita kerjakan. Masih banyak yang harus kita benahi. Masih banyak harapan masyarakat yang harus kita perjuangkan. Di usia ke-96 ini, kami tidak ingin menjanjikan bahwa semuanya akan segera menjadi sempurna. Namun, satu hal yang dapat kami tegaskan: 

Kami tidak akan berhenti belajar. Kami tidak akan berhenti berintrospeksi. Dan kami tidak akan berhenti berbenah untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih baik.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, keikhlasan, dan kemudahan kepada kita semua dalam menjalankan amanah pengabdian ini. 

Selamat Milangkala ke-96, RSUD Bayu Asih Purwakarta. 

Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang kami. 

96 Tahun Mengabdi, Terus Berbenah, dan Semakin Melayani. “Ngabdi Kalayan Ikhlas, Ngalayanan Kalayan Sapenuh Hati.”

Demi pelayanan kesehatan yang semakin bermutu, aman, manusiawi, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Purwakarta Istimewa. 

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Purwakarta, 19 Oktober 2026
Dr. dr. Tri Muhammad Hani, MARS., MH.Kes., FISQua., CGRE
Direktur RSUD Bayu Asih Purwakarta