IP Address

Komentar  


Bakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan Hewan

2018-05-08 10:16:30

Dalam rangka memperingati World Veterinary Day (WVD) atau Hari Dokter Hewan Dunia tahun 2018 ini, Dinas Perikanan & Peternakan Kabupaten Purwakarta mengadakan kegiatan Bakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan Hewan kepada masyarakat pemilik hewan, baik hewan ternak maupun hewan peliharaan di Kabupaten Purwakarta. 

Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta drh. Sri Wuryasturati, M.Si. kegiatan ini bisa terlaksana atas kerjasama Dinas Perikanan dan Peternakan dengan pihak swasta yaitu sekitar 15 dokter hewan yang ada di Kabupaten Purwakarta. Peserta yang mendaftar tercatat 52 orang dan rata-rata peserta membawa 1 sampai 8 hewan peliharaannya ke tempat acara dilaksanakan. 

Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan berupa konsultasi, pemeriksaaan, pengobatan dan vaksinasi gratis baik pada hewan ternak maupun pada hewan peliharaan atau hewan kesayangan seperti kucing, anjing, musang, burung dan hewan lainnya. Untuk acara pemeriksaan hewan kesayangan dilaksanaksanakan di area Car Free Day (CFD) Situ Buleud kabupaten Purwakarta, sedangkan untuk pemeriksaan hewan pangan, petugas mendatangi pasar di mana daging hewan dijual dan memeriksa hewan tersebut sebelum dijual belikan. Untuk acara sosialisasi, materi yang diberikan berupa tips cara memilih telur dan daging yang bagus dan layak untuk dikonsumsi masyarakat. 

Menurut drh. Sri Wuryasturati M.Si, kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu dari hari minggu sampai selasa (29 April sampai 1 Mei 2018). Kegiatan bakti sosial ini mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat pemilik hewan terbukti dengan antusiasnya para pemilik hewan membawa peliharaannya ke acara tersebut, bahkan ada yang membawa 8 binatangnya untuk diperiksa oleh petugas. Mereka juga merasa senang karena keberadaan komunitas mereka mendapat perhatian dari pihak pemerintah daerah. 

Ketika ditanya mengenai kendala, drh. Sri Wuryasturati M.Si menyebut bahwa kendala saat ini berupa ketidak tersediaan tempat yang memadai untuk acara seperti ini bisa dilaksanakan dengan aman. Kenapa perlu tempat khusus ?, karena seperti pada kegiatan kali ini ternyata masyarakat ada yang membawa hewan-hewan langka dan berbahaya seperti buaya, ular sanca dan ular cobra. Hal ini tentu perlu tempat yang khusus dan tidak bercampur dengan acara olahraga masyarakat di tempat Car Free Day. Tapi adanya hewan langka dan berbahaya ini menjadi hiburan tersendiri bagi para peserta maupun masyarakat luas yang kebetulan hadir di area Car Free Day Situ Buleud Purwakarta.

Masih menurut drh. Sri Wuryasturati M.Si, masyarakat bisa membawa hewan kesayangannya untuk diperiksa tiap hari tanpa harus menunggu acara WVD ini. Mereka bisa membawa hewan peliharaannyanya ke Pukeswan atau Pusat Kesehatan Hewan yang berlokasi di Desa Ciwangi Kecamatan Babakan Cikao secara gratis. (Rus)

 

Berita

Solusi Bupati Purwakarta untuk Tenaga Honorer yang Sulit Menjadi ASN

  ...

Hari Pertama di Bale Nageri, Bupati Anne Ratna Mustika Terima Curhatan Warga

...

Dilantik Dalam Keadaan Berbadan Dua, Anne Ratna Mustika : Dede Bayinya Baik

Bupati Purwakarta ...

Kuota CPNS Purwakarta 350 orang, Ini Formasinya

Teka-teki berapa j...

Pojok Purwakarta

Profil Industri Purwakarta

Pada aspek letak, Kabupaten Purwakarta berada p...

Perekonomian Purwakarta

Purwakarta, sebuah kabupaten yang masyarakatnya...

Sejarah Purwakarta

Tempat yang mulai ramai, begitu arti nama Purwa...

Sosial Budaya

Seperti pada umumnya masyarakat yang berdomisil...