Sosial Budaya

Senin, 18 Juli 2011 - 19:47

Seperti pada umumnya masyarakat yang berdomisili di bagian tengah Jawa Barat, pola kehidupan masyarakat Kabupaten Purwakarta didominasi oleh kultur budaya Sunda. Sejalan dengan perkembangan zaman yang ditandai oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, masyarakat Purwakarta banyak dipengaruhi oleh budaya asing.

Iklim

Senin, 18 Juli 2011 - 19:39

Purwakarta beriklim panas yang terbagi atas zona panas dan zona sedang, berkisar abtara 220 – 320 C pada siang hari 170 – 260 C pada malam hari. Secara agroklimat, Purwakarta berada di daerah lembab permanen (1-4 bulan – basah/tahun dengan curah hujan 100 mm/bulan). Jumlah bulan kering rata-rata 1 – 3 bulan/tahun..

Geologi & Geohidrologi

Senin, 18 Juli 2011 - 19:38

Kondisi geologi daerah Purwakarta terdiri dari batuan sedimen klastik, berupa batu gamping (kapur), batu lempung, batu pasir dan batuan vulkanik seperti tuf, breksi vulkanik, batuan beku terobosan, batu lempung napalan, konglomerat dan napal. Untuk jenis batuan beku terobosan meliputi andesit, diorite, vetrofir, basal dan gabro. Batuan ini umumnya bertebaran di bagian barat daya wilayah Kabupaten Purwakarta. Jenis Batuan napal atau batu pasir kuarsam merupakan batuan yang tertua di wilayah Kabupaten Purwakarta yang sebarannya terdapat di tepi Bendungan Jatiluhur (Bendungan Ir. H Djuanda)…

Luas Wilayah & Demografi

Senin, 18 Juli 2011 - 19:23

Luas wilayah Kabupaten Purwakarta tercatat 971,72 km2 atau sekitar 2,81 persen dari luas wilayah Provinsi Jawa Barat. Jenis penggunaan tanah yang paling luas adalah untuk Tanaman Tahunan/ Perkebunan dengan luas 27.806 Ha. Kemudian untuk Hutan Produksi seluas 18.558 Ha…

Posisi Geografis

Senin, 18 Juli 2011 - 19:20

Kabupaten Purwakarta merupakan bagian dari Wilayah Propinsi Jawa Barat yang terletak diantara 107o30′ – 107o40′ BT dan 6o25′ – 6o45′ LS. Secara administratif, Kabupaten Purwakarta mempunyai batas wilayah sebagai berikut:…

Bupati dari Masa ke Masa

Senin, 18 Juli 2011 - 18:46

Bupati dari Masa ke Masa

Sejarah Purwakarta

Senin, 18 Juli 2011 - 18:42

Keberadaan Purwakarta tidak terlepas dari sejarah perjuangan melawan pasukan VOC. Sekitar awal abad ke-17 Sultan Mataram mengirimkan pasukan tentara yang dipimpin oleh Bupati Surabaya ke Jawa Barat. Salah satu tujuannya adalah untuk menundukkan Sultan Banten. Tetapi dalam perjalanannya bentrok dengan pasukan VOC sehingga terpaksa mengundurkan diri.

Setelah itu dikirimkan kembali ekspedisi kedua dari Pasukan Mataram di bawah pimpinan Dipati Ukur serta mengalami nasib yang sama pula. Untuk menghambat perluasan wilayah kekuasaan kompeni (VOC), Sultan Mataram mengutus Penembahan Galuh (Ciamis) bernama R.A.A. Wirasuta yang bergelar Adipati Panatayuda atau Adipati Kertabumi III untuk menduduki Rangkas Sumedang (Sebelah Timur Citarum)…