Car Free Nihgt Purwakarta, Dimeriahkan Oleh Pagelaran Kesenian

Selasa, 12 Februari 2013 - 08:19

(Purwakarta),  Ada warna berbeda di Kota Purwakarta pada sabtu malam atau malam minggu, yang biasanya macet oleh kendaraan berlalu lalang, malam minggu tadi yang terlihat hanya masyarakat yang berjalan kaki dan disuguhi oleh berbagai macam pagelaran kesenian. Yaitu car free night, kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkab Purwakarta berlangsung dari mulai jalan Sudirman (Patung Sudirman) hingga kawasan Wisata Kuliner. Sabtu malam (2/2) Purwakarta. Kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan setiap awal bulan atau minggu pertama disetiap bulannya, masyarakat akan dihibur oleh berbagai macam pagelaran seni dari mulai tradisional hingga kontemporer.

 Menurut Bupati Purwakarta H. Dedi Mulyadi, SH., kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi ruang gerak kepada masyarakat sekaligus melestarikan seni di Indonesia khususnya di Purwakarta.
“ sebelumnya saya meminta maaf kepada warga Purwakrta dengan adanya kegiatan ini perjalanan terganggu karena adanya car free night ini, karena kegiatan ini akan dilaksanakan setiap awal bulan atau minggu pertama, hal itu bertujuan untuk memberikan ruang gerak kepada masyarakat karena selain akan menikmati kuliner, masyarakat akan dihibur oleh panggung – panggung yang menampilkan pagelaran seni khususnya pelaku seni di Purwakarta dan rangkaian kegiatan ini bagian upaya dari melestarikan seni budaya yang ada di Purwakarta juga meningkatkan potensi pariwisata Purwakarta”. ujarnya.
Selain itu Bupati pun menuturkan, bahwa kedepan Purwakarta akan menggelar Festival Kemilau  budaya Nusantara, dimana festival tersebut merupakan bagian dalam HUT Purwakarta.
“kedepannya kita akan berencana menyelenggarakan Festival Kemilau Budaya dimana aktifitas kegiatan tersebut akan diisi oleh kegiatan budaya baik dari Indonesia bahkan dari duta Negara Asean hal itu dan kegiatan tersebut rencananya akan digelar dalam rangka HUT Purwakarta nanti bahkan aka nada dua puluh ribu lampion yang akan dibawa oleh masyarakat Purwakarta dan saya berharap dengan kegiatan ini masyarakat bisa lebih mencintai Purwakarta dan banggan menjadi masyarakat Purwakarta dan juga saya mengingatkan agar membuang sampah tidak sembarangan karena untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan”. tuturnya.
Sedangkan menurut salah seorang pengunjung Dede (45) , warga Citalang yang dating bersama keluarganya ini mengapresiasi kegiatan ini karena selain bisa menyaksikan berbagai pagelaran seni juga untuk menghilangkan stress setelah bekerja.
“ saya apresiasi dengan adanya kegiatan ini karena menjadi alternatif hiburan bagi keluarga kami, bisa menikmati kuliner juga dihibur oleh kesenian terutama gelaran seni keroncongnya, ”. ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Rina (17) pelajar asal Munjul ini menuturkan agar car free night selain seni tradisional juga diisi dengan berbagai aliran musik.
“ kalau bisa diisi juga atuh, ama artis – artis yang terkenal biar tambah meriah dan rame”. ucapnya.
dalam car free night sendiri, kegiatan digelar di mulai dari Patung Sudirman hingga Kawasan Wisata Kuliner, dengan jumlah panggung sebanyak Sembilan panggung yang terdiri dari pagelaran kesenian berbeda diantaranya adalah Seni Tari Jaipon, Pagelaran Wayang Golek oleh pedaling cilik Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip, Sisingaan dari Cirangkong, Pagelaran music acoustic dan keroncong, pencak silat, calung, seni lukis dan genyek serta berbagai kesenian lainnya..
 (HUMAS PEMKAB PURWAKARTA)