30 May 16:03

Pemkab Purwakarta Launching "Kampung Gaul"

Keberadaan teknologi hari ini menjadi salah satu kebutuhan, terutama dalam pengembangan produktifitas dan kreatifitas. Untuk mengakomodir hal itu terutama untuk masyarakat desa.  Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melaunching "Kampung Gaul" yang dimana kampung gaul tersebut akan  menjadi salah satu percepatan dalam pengembangan potensi masyarakat di desa. Kamis (16/6) Aula Janaka Purwakarta.

Dedi menyatakan bahwa konsep kampung gaul sendiri merupakan sebuah system integrasi teknologi yang dimana nantinya setiap desa di Purwakarta memiliki akses internet, termasuk didalamnya aplikasi pelayanan.

"kita bangun dulu infrastrukturnya, tahun ini 60 desa dan tahun depan seluruh desa di Purwakarta, ini cara pengembangan teknologi untuk pengembangan potensi desa termasuk produktifitas dan kreatifitasnya serta system pelayanan masyarkat terkoneksi apalagi kita sudah mempunyai aplikasi Semar dan Dokter Online.", ujar Dedi.

Adapun diberikan nama kampung gaul, menurut Dedi bahwa memiliki arti bahwa masyarakat desa bisa bergaul,melek teknologi dan informasi dan bukan hanya dikota saja.

"Akses memasarkan produk dan pelayanan yang baik, dan membangun opini juga dari desa - desa,ambulance on call jaringan terkoneksi sistem dan dari sinilah kita namai dengan "kampung gaul ditambah nanti mereka akan diarahkan memiliki web untuk pemasaran dan pengembangan produktifitasnya serta jaringan CCTV"., ungkap dedi

Dalam kampung gaul sendiri, nantinya setiap desa bahkan setiap pos ronda ataupun saung - saung dipesawahan akan memiliki jaringan internet, yang nantinya diarahkan untuk pembelajaran dan pengembangan produk masyarakat desa, sehingga untuk keamanan Dedi pun meminta telkom untuk memproteksi dari situs - situs yang masuk berbahaya terutama bagi anak - anak.

"Nanti mereka akan mudah mengakses,tetapi kita juga perhatikan filterisasinya dan proteksi ditambah memberikan pendidikan kecerdasan, diimbangi penguatan publik akan pemahaman pemanfaatan teknologi informasi secara benar.", ujar Dedi.

Sedangkan menurut Direktur Enterprise & Buisness service PT. Telkom Indonesia,Muhammad Awalludin, yang kebetulan hadir dalam launching tersebut, mengapresiasi langkah pemkab Purwakarta yang memiliki komitmen dalam pengembangan bagi masyarkat desa, dan langkah ini menurutnya bisa dicontoh oleh daerah lainnya.

"Kita apresiasi apa yang dilakukan di Purwakarta, ini terobosan baru selain namanya yang unik yaitu kampung gaul, dan saya kira daerah lain harus bisa mencontoh karena komitmen dan kemauan pemkab purwakarta yang ingin kembangkan potensi masyarakatnya.", tutur Awal.

Selain itu awal pun mengatakan, bahwa peran telkom dari program "kampung gaul" bahwa Telkom mempunyai tugas untuk membangun jaringan infrastrukturnya, yang dimana nanti dibangun dalam tiga bentuk, bisa melalui fiber, tembaga ataupun satelit.

"Ya kita ucapkan terima kasih, kita diberikan tugas untuk membangun jaringan infrastrukturnya, dan kedepan kita juga akan melihat dulu apakah desa di Purwakarta bisa terjangkau oleh, fiber atau tembaga kalaupun tidak bisa kita bangun jaringannya dengan sistem satelit.", ujarnya.

Adapun target Pemkab Purwakarta adalah untuk tahun ini akan membangun kampung gaul di 60 desa dan tahun depan ditargetkn kampung gaul akan merambah seluruh desa di Purwakarta. Kampung gaul sendiri didalamnya akan ada sebuah sistem pelayanan integrasi kepada masyarakat, CCTV, e-learning dan e-commerce termasuk web diperuntukan untuk pendidikan dan pengembangan produktifitas dan kreatifitas masyarakat Desa.(*)