30 May 16:02

Kampung Tajur: Belajar Budaya di Desa Wisata

Mempelajari kebudayaan Sunda selagi berlibur tentu suatu hal yang jarang kita bisa dapatkan. Kampung Tajur, Purwakarta telah menawarkan hal ini. Di kampung Tajur ini anda dapat mempelajari kebudayaan Sunda sekaligus berlibur menikmati keindahan alam kota Purwakarta. Kampung ini menawarkan homestay bagi anda yang ini merasakan sensai belajar kebudayaan Sunda dengan menjalani rutinitas-rutinitas penduduk kampung tersebut.

Kegiatan yang akan kita lakukan nantinya disesuaikan dengan kegiatan tuan rumah yang kita tempati. Jika tuan rumah adalah seorang peternak maka mulai pagi hari anda akan bersiap ke kandang ternak untuk belajar menggembala ternak-ternak yang dimiliki. Jika tuan rumah anda seorang petani maka saat pagi hari anda akan besama-sama ke Serang (sawah dalam bahasa Sunda) untuk mulai becocok tanam. Selain anda belajar bertani dan beternak di kampung Tajur ini anda bisa belajar dan mengetahui kebudayaan ngencleng dan tetunggulan. Ngencleng adalah kebudayaan tradisi Sunda yang mewajibkan masyarakatnya untuk menaruh bambu setinggi 10 cm yang telah di isi dengan beras, nantinya pada malam petugas desa akan mengumpulkan beras-beras yang telah warga siapkan di depan masing-masing rumahnya, beras-beras yang telah dikumpulkan ini nantinya akan menjadi persediaan jikalau hasil panen warga mengalami kegagalan. Tetanggulan merupakan suatu kesenian budaya khas Sunda dalam menumbuk padi. Kegiatan menumbuk padi yang dilakukan oleh ibu-ibu di desa ini bukanlah sekedar menumbuk padi biasa, namun tetanggulan adalah cara menumbuk padi dengan menghasilkan irama harmonis akibat hantaman antara lesung dengan alu. Biasanya tetanggulan akan di lakukan pada waktu penyambutan tamu, hajatan/syukuran, dan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain melakukan kegiatan-kegiatan diatas anda juga akan menikmati keindahan-keindahan alam kampung Taju, sawah asri nan hijau, udara yang bersih dan segar. Bukit dan pemandangan gunung Burangrang yang mengililingi kampung Tajur menambah kenyamanan berwisata di kampung Tajur. Di kampung ini anda juga bisa merasakan nikmatnya mandi di sungai atupun curug dengan air segar nan bersih yang langsung mengalir mata air pegunungan. Dari pusat kota Purwakarta kampung Tajur ini berjarak 35 kilometer dan membutuhkan waktu tempuh kurang lebih 40 menit sampai dengan 1 jam perjalanan.

Tag